Jumat, 03 Agustus 2012

Hakekat Ideologi bagi Suatu Bangsa

Kali ini saya mau ngepost tentang "Hakekat Ideologi bagi Suatu Bangsa" . Langsung aja yuk ..!!


Hakekat Ideologi bagi suatu bangsa

Hakikat ideologi Negara adalah nilai-nilai dasar yang disepakati oleh mayoritas warga Negara dan yang ingin diwujudnyatakan dalam kehidupan bernegara.
          Pancasila merupakan ideologi Negara, karena didalamnya terdapat nilai-nilai dasar yang disepakati oleh mayoritas warga Negara Indonesia dan ingin diwujudkan dalam kehidupan bernegara. Kesepakatan itu terjadi pada masa awal berdirinya Negara Indonesia, yaitu dalam sidang PPKI pada tanggal 18 Oktober 1945.
          Makna Pancasila sebagai ideologi Negara adalah Pancasila mampu memberika arah, wawasan, asas, dan pedoman dalam seluruh bidang kehidupan Negara. Setidaknya ada 4 fungsi Pancasila sebagai ideologi, yaitu :
a. Mempersatukan bangsa, memlihara dan mengukuhkan persatuan dan kesatuan.
b. Membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuan
c. Memberikan tekad dalam memelihara dan mengembangkan identitas bangsa.
d. Menyoroti kenyataan yang ada dan kritis terhadap upaya perwujudan cita-cita yang terkandung dalam Pancasila.

Dengan kata lain, sebagai ideologi Negara, Pancasila berfungsi sebagai pedoman kehidupan bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan Negara dan memperbaiki kehidupan bangsa Indinesia.


1.1         Pengertian Ideologi
Ideologi berasal dari kata idea (Inggris), yang artinya gagasan, pengertian. Kata kerja Yunani oida = mengetahui, melihat dengan budi. Kata “logi” yang berasal dari bahasa Yunani logos yang artinya pengetahuan.
Jadi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kalian ‘idea’ disamakan artinya dengan citacita.



1.2         Fungsi Ideologi

Fungsi ideologi sebagai berikut:

1.Struktur kognitif, yakni keseluruhan pengetahuan yang dapat merupakan landasan untuk memahami kejadian dalam keadaan alam sekitarnya.
2.Orientasi dasar, dengan membuka wawasan yang memberikan makna serta menunjukkan tujuan dalam kehidupan masyarakat.
3.Norma-norma yang menjadi pedoman dan pegangan bagi seseorang.
4.Bekal dan jalan bagi seseorang untuk menentukan identitasnya.
5.Kemampuan yang mampu menyemangati dan mendorong seseorang untuk    menjalankan kegiatan dan mencapai tujuan.
6.Pendidikan bagi seseorang atau masyarakat untuk memahami, menghayati, serta mempolakan tingkah lakunya sesuai dengan orientasi dan norma-norma yang terkandung didalamnya.







1.3         Manfaat Ideologi

  Manfaat Ideologi bagi suatu negara, yaitu sebagai berikut :

- Menjadi pedoman bagaimana bangsa itu membangun dirinya.

- Memberi arah dan cita-cita bangsa yang bersangkutan.

- Memiliki pegangan dan pedoman bagaimana memecahkan masalah

      masalah politik, ekonomi, social budaya,      dan pertahanan        keamanan.

     - Mampu memandang persoalan-persoalan yang dihadapinnya dan menentukan     arah serta bagaimana bangsa itu  memecahkan persoalan yang di hadapi.


1.4         Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Pada akhir Perang Dunia II, Jepang mulai banyak mengalami kekalahan di mana-mana dari Sekutu. Banyak wilayah yang telah diduduki Jepang kini jatuh ke tangan Sekutu. Jepang merasa pasukannya sudah tidak dapat mengimbangi serangan Sekutu. Untuk itu, Jepang menjanjikan kemerdekaan kepada bangsa Indonesia agar tidak melawan dan bersedia membantunya melawan Sekutu.
Proses Perumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara :

·        Pembentukan Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
·        Persidangan Pertama BPUPKI (29 Mei–1 Juni 1945)
·        Persidangan Kedua (10–16 Juli 1945)
·        Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia
·        Penetapan Dasar Negara dan Konstitusi Negara
·        Perbedaan dan Kesepakatan yang Muncul dalam Sidang PPKI

Cuma segitu yang bisa sampaikan. Lain kali saya akan ngepost yang baru lagi. Dah ...

0 komentar:

Poskan Komentar